BAHAS HAK PILIH PENGHUNI RUTAN DAN PENGUNGSI KORBAN KONFLIK SOSIAL, KPU SAMPANG GELAR RAKOR

Sampang, kpud.sampangkab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sampang, Senin pagi, (29/1) mengadakan Rapat Koordinasi Pemenuhan Hak Pilih Penghuni Rutan dan Korban Konflik Sosial di Jemundo Sidoarjo di aula KPU Sampang.

Anggota KPU divisi Teknis, Perencanaan dan Data, Addy Imansyah mengungkapkan, rapat koordinasi yang melibatkan semua stakeholder ini dilakukan untuk menemukan masukan dari beberapa pihak mengenai hak pilih penghuni rumah tahanan (rutan) dan pengungsi korban konflik sosial di Jemundo, Sidoarjo Jawa Timur.

“Sesuai dengan SE KPU RI No. 60 tentang gerakan coklit serentak, berkaitan dengan pemilih penghuni rutan, kami membentuk TPS pada rutan, dan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih di rutan. Bagi pemilih yang sedang menjalani penahanan di polsek/polres/polda maupun kejari, KPU akan memfasilitasinya dengan mekanisme pemilih pindah,” jelas Addy.

Lebih lanjut Addy menambahkan, untuk pengungsi korban konflik sosial yang ada di Jemundo, Sidoarjo, PPDP akan melakukan coklit terhadap pengungsi di Jemundo dan didaftarkan sesuai alamat dalam KTP-el/suket.

“Apabila pada saat pemungutan suara, para pengungsi masih berada di lokasi pengungsian (Jemundo Sidoarjo,red) maka tempat pemungutan suara (TPS) akan dibangun  di Daerah Pemilihan (Dapil) terdekat dengan lokasi pengungsian. Yang dimaksud Dapil terdekat yakni, 14 kecamatan se – Kabupaten Sampang,” ujarnya.

Rakor ini dihadiri oleh ketua, komisioner dan sekretaris KPU Sampang, panwaslu Kabupaten, kepala Bakesbangpol, kepala Dispendukcapil, Kasat Intelkam Polres, Danramil, Camat Omben, Karang Penang dan Sampang serta PCNU Sampang. (AW)