HUSNI KAMIL MANIKPendekar Demokrasi yang karismatik dan Visioner

HUSNI KAMIL MANIK

Pendekar Demokrasi yang karismatik dan Visioner

 

Sosok mendiang Husni Kamil Manik begitu familiar namanya dikancah politik  Indonesia bahkan dibelahan negara lainnya. Wajah demokrasi kekinian di nusantara ini seakan tidak terlepas dari seseorang yang mempunyai kontribusi penting bagi perjalanan sejarah dan dinamika demokrasi di Indonesia. Perkembangan sistem pemilu sejak indonesia merdeka sampai sekarang mengalami perubahan yang cukup signifikan. Hal ini tidak terlepas dari peran semua stackholder, termasuk didalamnya adalah penyelenggara pemilu yang merumuskan konsep dan sistem pemilu dalam rangka mengakomodir semua aspirasi dan pemikiran semua elemen masyarkat untuk menjamin dan melindungi hak politik warganya. Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara Pemilu cukup mempunyai andil besar dalam menata dan mengatur secara teknis sistem pemilu yang merupakan penerapan daripada Undang-undang yang mengaturnya.

Walaupun penulis tidak pernah berinteraksi langsung dengan sosok beliau namun sangat bisa dibaca sepak terjang beliau dari karya-karyanya yang telah mampu mewarnai perjalanan demokrasi di negeri ini. Mulai beliau masih mahasiswa sampai pada puncak karirnya menjadi ketua KPU periode 2012-2017. Berawal dari bangku kuliah beliau sudah banyak terlibat dan bersentuhan langsung dalam dunia kepemiluan dengan menjadi pemantau pelaksanaan Pemilu pada tahun 1999 dari forum Rektor  seluruh Indonesia. Dari sinilah menjadi cikal bakal pengalamannya yang mengantarkan seorang Husni Kamil Manik terus mendedikasikan hidupnya dalam penyelenggaraan pemilu sampai menjadi orang nomor satu di Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia.

Sederetan pengalamannya sebagai pemantau pemilu sampai menjadi penyelenggara tingkat provinsi yakni sebagai Komisioner KPU Provinsi Sumatera Barat selama dua periode berturut-turut mematangkan beliau untuk memimpin penyelenggara pemilu tingkat nasional. Mungkin agak sulit membayangkan kerumitan dan konfilk kepentingan yang terjadi dalam mengelola dan mengorganisir penyelenggara dibawahnya yang mencapai tujuh belas ribu lebih dan jumlah pemilih sekitar seratus sembilan puluh juta lebih. Akan tetapi bagi Husni Kamil Manik memimpin lembaga penyelenggara Pemilu agar tetap terkendali dengan baik maka harus berpegang teguh pada aturan perundang-undangan yang berlaku serta mempunyai intregitas yang cukup kuat sehingga terbebas dari segala kepentingan atau interversi partai politik.

Tekad seorang Husni Kamil Manik pada awal berkiprah di KPU tingkat nasional untuk membuat gebrakan perubahan guna mewujudkan pemilu yang bersih dan bebas dari intervensi pihak manapun dan melaksanakan pemilu yang jujur dan adil ternyata membuahkan hasil. Segudang prestasi dan penghargaan yang diperoleh oleh KPU dibawah kepemimpinan kolektif kolegial Husni Kamil Manik  telah banyak diraihnya. Beberapa penghargaan yang diperolehnya seperti The Guardian of Democracy 2014 dari Soegeng Sajadi School of Goverment, Transparansi dan akuntabilitas data Pemilu 2014 dari lembaga Partnership for governance Reform (Kemitraan), Meseum Rekor Indonesia (MURI) sebagai penyelenggara pemilu dengan peserta terbanyak di dunia dan tokoh publik pilihan dari Sarikat Perusahaan Pers (SPS). Tidak berlebihan menurut penulis figur Husni Kamil Manik adalah pendekar demokrasi yang bertabur prestasi dan patut untuk diteladani oleh masyarakat khususnya bagi para penyelenggara pemilu selanjutnya.

 

 

PEMIMPIN YANG SANTUN

Pemimpin yang baik adalah pemimpin yang berkarakter. Secara personal seorang pemimpin harus memiliki kepribadian yang positif disamping harus kredibel dan akuntable. Pemimpin juga harus menjadi inspirasi keteladanan dan mampu menumbuhkan harapan bersama. Pemimpin berkarakter sudah barang tentu bukan sosok karbitan atau yang hanya mengandalkan pengalaman jabatan, jam terbang yang tinggi, dan deretan panjang aktivitas kemasyarakatan, tanpa catatan prestasi yang jelas dalam semua kiprahnya itu. Pemimpin harus piwai mengendalikan emosi dan suasana batin disaat terjadi diluar batas kewajaran. Kritik atau bahkan cercaan sekalipun harus ditanggapi positif sehingga dapat menjadi energi positif untuk senantiasa memperbaiki diri.

Bahasa santun mungkin lebih pas disandangkan kepada sosok Husni Kamil Manik karena beliau memiliki pembawaan yang tenang, sabar dan tak pernah terpancing amarah orang lain. Karakter semacam ini menjadikan aura yang sulit ditembus oleh sulutan provokasi dalam setiap momentum. Sejauh Penulis amati, dalam setiap persidangan atau forum lainnya Husni Kamil Manik selalu tampil dengan penuh kelembutan, sopan dan meyakinkan semua audien yang hadir. Tidak pernah penulis mendengar langsung ataupun lewat media Husni Kamil Manik menyampaikan pernyataan yang kontroversial, mungkin nyaris tidak ada. Apalagi dibola pimpongkan oleh media yang dijadikan komuditas yang layak jual beritanya. Dari segi banyak komentar beliau tidak pernah terpancing pertanyaan dan apalagi terjebak yang bersifat politis.

Puncaknya kepemimpinan Husni Kamil Manik teruji disaat sidang pleno terbuka rekapitulasi Pemilu Presiden pada 22 Juli 2014 yang menjadi sorotan berjuta mata rakyat Indonesia yang menaruh perhatian pada saat itu. Begitu banyak cercaan, kritikan pedas, protes dan bahkan tuduhan yang ditujukan kepadanya oleh peserta yang kalah pada waktu itu bahwa Husni Kamil Manik dituding tidak independen dengan tidak mengakomodir masukan dari peserta pilpres dan menuding kekacauan pilpres pada saat itu adalah ditimpakan pada beliau. Ditambah lagi aksi walk out oleh saksi pasangan nomor urut satu setelah beberapa saat sebelumnya Calon presiden Prabowo menyampaikan penarikan dirinya dari proses pemilu Presiden. Namun Husni Kamil Manik merespon dengan tetap tenang dan malah terlihat tersenyum. Tidak ada kata-kata yang emosional atau panik yang keluar tutur bahasanya. Beliau mempunyai mental yang cukup kuat dalam mengendalikan psikologis dan emosionalnya ditengah-tengah dalam suasa yang tegang, namun beliau tetap tampil seperti biasanya, seperti tidak ada masalah. Itulah kesantuanan seorang pemimpin yang patut diapresiasi dan diteladani oleh kita semua.

 

 

PEMIMPIN YANG KARISMATIK

Pancaran wibawa yang terpancar dari diri Husni Kamil Manik membuat beliau disegani sebagian besar orang terutama mereka yang bersinggungan dengan kegiatan kepemiluan. Karisma yang muncul bukan karena penampilannya yang cool atau postur tubuhnya yang tegak akan tetapi diakuinya kapasitas, kapabelitas dan Intregritasnya oleh publik dengan dibuktikannya dengan berbagai prestasi yang dicapainya selama kepemimpinannya di KPU. Beliau mempunyai keinginan dan harapan yang cukup kuat sehingga mampu mendorong konsistensi dalam memperjuangkan idealismenya. Diterima disemua kelompok masyarakat terlebih di internal anggota komisioner KPU  maka menjadi modal awal bagaimana bisa menggerakkan roda organisasi dan mempengaruhi orang-orang disekitarnya dengan cara positif untuk mencapai gool bersama.

Keinginan kuat untuk membenahi sistem pemilu seperti pemutakhiran Daftar Pemilihan Tetap (DPT), transparansi data pemilu dan langkah – langkah perbaikan menyelenggarakan pemilu yang jujur dan adil mendapat dukungan penuh dari pemegang kebijakan dan semua penyelenggara baik tingkat pusat sampai level bawah sehingga dapat kerjasama dan sama-sama bekerja dalam tim untuk mensukseskan setiap momentum pemilihan. Inilah buktinya karisma seorang Husni Kamil Manik mampu menularkan ide dan gagasannya untuk bisa dilaksanakannya.

Gaya kepemimpinan laki-laki yang kelahiran Medan itu yang cukup karismatik membuat para anggota beserta jajarannya mengikuti arah pemikiranya yang menjadi ide dan inovasinya dalam memperbaiki sistem pemilu. Pemikirannya yang visioner dalam menata baik secara konsep dan teknis sistem pemilu mengantar eksistensi KPU cukup diperhitungkan dan disegani diantara lembaga-lembaga negara lainnya bahkan di dunia internasional. Seakaan beliau hadir ditengah-tengah masyarakat yang kepercayaannya terhadap pemilu menurun ketika transparansi pemilu pada periode sebelumnya masih banyak dipertanyakan. Fenomena tersebut sudah dijawab oleh KPU pada periode selanjutnya disaat dia menjabat sebagai ketua dan kredibilitas KPU kembali bersinar dengan megaproyek mercusuarnya yakni digitalisasai data pemilu yang secara transparan dapat diakses semua lapisan masyarakat tanpa terkecuali. Banyak perbaikaan keterbukaan informasi publik yang telah dilakukan oleh KPU periodenya.

Memang untuk menjawab setiap persolan dibutuhkan peminpin yang karismatik visioner yang selalu tanggap dan renponsif terhadap  permasalan, kebutuhan dan impian daripada lembaga yang dipimpinnya. Hal ini tedapat pada sosok beliau yang bersama anggota komisioner lainnya selalu proaktif mencari solusi setiap tantangan yang dihadapi oleh lembaganya. Ekspektasi publik terhadap hasil pemilu dapat menghasil para pemimpin bangsa yang kredibel dan kapabel yang merupakan representasi dari rakyaknya. Produk KPU diharapkan mampu mengawal dan menyambung aspirasi rakyat untuk mencapai sebuah kesejehteraan.

 

 

PEMIMPIN VISIONER

Pengembangan Tekhnologi Informasi yang menjadi basis data pemilu memang sudah menjadi Visi beliau sejak awal masuk KPU. Kuatnya visi seorang pemimpin dapat mengubah lembaga penyelenggara pemilu ini menjadi lembaga yang sangat transparan sehingga mendapatkan predikat terbaik kedua diantara lembaga –lembaga negara lainnya. Prestasi terbilang sangat luar biasa karena keberadaan lembaga KPU masih terhitung lembaga yang baru berdiri.

Banyak terobosan yang telah dilakukan KPU dengan keterbukaan informasi dan data pemilu yang bisa diakses publik. Diantaranya ada Sistem Informasi Dafar Pemilih (Sidalih) yang mengunakan pengelolaannya berbasis teknologi Informasi. Inilah kontribusi besar dalam sejarah pemilu Indonesia yang tingkat akurasi data pemilihnya cukup tinggi.

Inovasi lainnya adalah terpublikasikannya hasil perolehan perhitungan mulai tingkat TPS, PPS, PPK dan sampai tingkat Pusat. Semua data dipindai dan diup-loud di web sitenya KPU. Langkah ini oleh masyarakat merupakan gebrakan KPU yang mempunyai nilai tinggi dengan membuka seluasnya hasil pemilu kepada publik. Hal ini juga sekaligus menjawab tudingan para pihak yang menyudutkan KPU tidak transparan. Terbukanya data hasil pemilu ini dapat dimamfaat para aktivis demokrasi untuk mengawal pergerakan suara yang direkapitulasi oleh KPU sehingga publik bisa memantau langsung kinerja penyelenggaara pemilu . Upaya manipulasi oleh oknum dapat diminimalisir dengan dimuatnya data hasil perolehan suara disemua tingkatan.

Upaya yang telah dilakukan oleh KPU sebagaimana penulis sebutkan diatas dan upaya lainnya yang tidak diuraikan merupakan sepuluh langkah lebih maju diera glabalisasi dan digitalisasi yang menuntut adanya tranparansi publik yang merupakan amanah undang-undang untuk selalu mengedapankan prisnsip keterbukaan dalam penyelenggaraan negara.

Semoga yang apa yang telah diwariskan oleh sosok Husni Kamil Manik dapat dipertahankan dan dikembangkan kearah yang lebih baik. Kita patut mengapresiasi dengan memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas jasa-jasa perjuangannya dalam membangun demokrasi di negeri tercinta ini.

 

 

 

 

Penulis:

Syamsul Muarif, SE

Ketua KPU Kabupaten Sampang

Periode 2014-2019

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *