CERDASKAN PEMILIH PEMULA, KPU SAMPANG GOES TO CAMPUS POLTERA

Sampang, kpud.sampangkab.go.id – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sampang semakin gencar melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada semua segmen pemilih di Kabupaten Sampang, utamanya kepada pemilih pemula. Setelah menyambangi Pondok Pesantren Nazhatut Thullab Desa Prajjan Kecamatan Camplong (12/02/19) dan beberapa SLTA di Kabupaten Sampang, KPU Kabupaten Sampang mendatangi Kampus Poli Teknik Negeri Madura (Poltera) Sampang, Rabu (20/02/19) untuk melakukan sosialisasi tatap muka ke pemilu pemula (mahasiswa) di lingkungan kampus Poltera Sampang.

Sosialisasi dan pendidikan pemilih ke pemilih pemula bertajuk goes to campus ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman dan wawasan kepemiluan kepada mahasiswa Poli Teknik Negeri Madura (Poltera) Sampang, seperti yang disampaikan oleh Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Kabupaten Sampang, Paidi. “Tujuannya dari sosialisasi ini adalah untuk memberrikan pemahaman tentang ke pemiluan sehingga diharapkan mahasiswa semakin cerdas dalam menentukan pilihannya serta mampu berperan aktif dalam mengawal proses demokrasi untuk memilih calon presiden dan wakil presiden, memilih calon dewan perwakilan rakyat , DPD DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten mulai dari pra pemungutan. Outputnya adalah penyelenggaraan pesta demokrasi dikabupaten sampang ini  semakin berkwalitas  dan akuntable” kata Paidi.

Paidi yang mewakili Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM KPU Kabupaten Sampang, Miftahur Rozaq, yang pada hari ini (20/02/19) dilantik sebagai Komisioner KPU Provinsi Jawa Timur di Jakarta, menyampaikan materi tentang kepemiluan secara menyeluruh termasuk tata cara mencoblos.

Dalam sosialisasi ini juga dihadiri oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Sampang, Insiyatun yang berkesempatan memberikan materi tentang kepengawasan pemilu. Insiyatun mengajak para mahasiswa untuk menjadi pengawas partisipatif dalam setiap pelaksanaan tahapan pemilu 2019.

Sosialisasi yang dilaksanakan di Kampus Poltera ini dihadiri oleh 100 (seratus) mahasiswa yang berasal dari berbagai Kabupaten/Kota di Jawa Timur maupun dari luar Jawa Timur.

Paidi, dalam penyampaiannya juga mengajak mahasiswa yang berasal dari luar Kabupaten Sampang untuk turut serta berpartisipasi dalam Pemilu 2019 dengan menggunakan hak pilihnya pada pemungutan dan penghitungan suara pada 17 April 2019 di TPS sekitar kampus dengan menggunakan A5 (pindah memilih).

Paidi berharap, dengan adanya sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada mahasiswa yang notabene merupakan pemilih pemula ini, mahasiswa tidak lagi pasif terhadap pemilu. “Kami harap mahasiswa tidak lagi pasif ya terhadap pemilu, karena alasan ketidaktahuan terhadap pemilu. Kami harap informasi ini juga disampaikan kepada mahasiswa lainnya agar bisa berpartisipasi juga baik secara aktif maupun pasif terhadap pemilu” harap Paidi. (WR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *