KPU SOSIALISASIKAN MEKANISME PINDAH MEMILIH KE SANTRI POSPES NATA PRAJJAN

Sampang, kpud.sampangkab.go.id – Layanan pindah memilih yang difasilitasi oleh KPU dan PPS akan ditutup tanggal 17 Februari 2019, sedangkan potensi pindah memilih di Kabupaten Sampang cukup tinggi. Hal ini dikarenakan banyaknya lembaga pendidikan berbasis pondok pesantren di seluruh penjuru Kabupaten Sampang. Untuk itu membutuhkan kerja ekstra bagi KPU Kabupaten Sampang dalam memfasilitasi setiap warga yang mempunyai hak pilih untuk dapat berpartisipasi pada pemungutan dan penghitungan suara tanggal 17 April 2019.

KPU Kabupaten Sampang telah melakukan sosialisasi secara tatap muka ke pondok-pondok pesantren maupun melalui media sosial, iklan layanan masyarakat dal lain sebagainya, salah satunya sosialisasi ke Pondok Pesantren Nazhatut Thullab, Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, Sampang, Selasa (12/02/19).

Sosialisasi ini diikuti oleh 500 orang santri dan para pengurus dan guru pondok. Sosialisasi mekanisme pindah memilih ini dilaksanakan usai sosialisasi tatap muka dan pendidikan pemilih ke pemilih pemula dalam penyelenggaraan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2019 bertajuk Memilih Itu Juara di pondok pesantren tersebut.

Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Sampang, Addy Imansyah menjelaskan secara detail tentang jenis-pjenis pemilih, yang di antaranya adalah DPTb (Daftar Pemilih Tambahan) yang berisi daftar pemilih pindahan dari TPS asal ke TPS tujuan karena tidak dapat hadir di TPS asal pada hari pemungutan dan penghitungan suara dengan alasan/keadaan tertentu yang diatur dalam PKPU Nomor 37 Tahun 2018 Pasal 36 Ayat (3).

Dalam penyampaian Addy mengatakan bahwa KPU akan membuka Posko Layanan Pindah Memilih di Pondok Pesantren tersebut. “Jika diizinkan, KPU akan membuka Posko Layanan Pindah Memilih di pondok pesantren ini setelah acara ini selesai, agar santri yang tidak bisa pulang saat pemungutan suara bisa memilih” kata Addy. (WR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *