JELANG 3 HARI TERAKHIR PENGURUSAN PINDAH MEMILIH, KPU SAMPANG KUNJUNGI POLTERA SAMPANG

Sampang, kpud.sampangkab.go.id – Pengusuran pindah memilih bagi warga yang tidak dapat hadir ke TPS asal karena alasan atau keadaan tertentu yang diatur dalam PKPU Nomor 37 Tahun 2018 Pasal 36 Ayat (3) akan ditutup pada tanggal 17 Februari 2019. KPU Kabupaten Sampang dalam upaya melayani masyarakat dalam hal pindah memilih, telah membuka posko layanan pindah memilih di berbagai tempat potensi pindah memilih seperti pondok pesantren, rumah tahanan/lapas, dan lain sebagainya, serta telah mensosialisasikannya secara secara tatap muka maupun melalui media sosial dan lain sebagainya.

Kamis (14/02/19), KPU Kabupaten Sampang mengunjungi Poli Teknik Madura (Poltera) Sampang untuk melakukan koordinasi serta sosialisasi mekanisme pindah memilih bagi Mahasiswa yang pada hari pemungutan dan penghitungan suara (17 April 2019) tidak dapat hadir ke TPS asal untuk memberikan suaranya.

KPU Kabupaten Sampang melalui Kepala Sub Bagian Program dan Data, Qurrotul Ainy dengan didampingi oleh seorang staf menjelaskan mekanisme pindah memilih bagi Mahasiswa Poltera Sampang kepada Bagian Informasi Poltera Sampang, Bapak Taufiq.

Qurrotul Ainy kepada Media Center KPU Sampang mengatakan potensi Mahasiswa pindah memilih di Poltera Sampang sangat tinggi. “potensi pindah memilih di Potera sangat tinggi, dari apa yang disampaikan pihak Poltera tercata 791 (tujuh ratus sembilan puluh satu) Mahasiswa yang terdaftar di Poltera, yang terbagi di 2 (dua) kampus, di Kampus A (Sampang) 350 (tiga ratus lima puluh) mahasiswa dan sisanya di Kampus B (Pamekasan). Dan 70% mahasiswa di Kampus A berasal dari luar Sampang” tutur Qurrotul Ainy.

Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi KPU Kabupaten Sampang, Addy Imansyah yang pada hari yang sama melakukan pendataan warga pindah memilih di Rumah Tahanan Kelas IIB Sampang saat diwawancarai via telepon mengatakan bahwa koordinasi dan sosialisasi kepada pihak Poltera tersebut sangat penting untuk dilakukan, karena potensi Mahasiswa Poltera untuk pindah memilih sangat tinggi, Mahasiswa yang tidak dapat menggunakan hak pilihnya di TPS asal karena alasan sedang menempuh pendidikan di Perguruan Tinggi diperkenankan menggunakan hak suaranya di TPS terdekat di mana dia tinggal/tempat sekitar Perguruan Tinggi berada. (WR)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *